Game Pengasah Otak yang Mampu Mengasah Kemampuan Otak

Game Pengasah Otak

Sebelum kalian membaca artikel dengan berjudul Game Pengasah Otak yang Mampu Mengasah Kemampuan Otak, kami ada info buat kalian yang gemar bermain Sakong Online bisa berkunjung dan bermain ke Agen Sakong Terbaik dijamin seru abis.

Setiap orang penting untuk mengasah kemampuan otak agar daya berpikir otak lebih cepat. Mengasah kemampuan otak tidak melulu harus dengan berlatih soal matematika yang menyusahkan. Seseorang bisa melakukan dengan cara bermain game. Ada banyak game pengasah otak yang saat ini bisa dimainkan. Berikut game yang bisa dimainkan untuk mengasah otak:

1. Game Math Duel

Siapa yang suka belajar matematika? Nah, game Math duel bisa jadi alternatif sebagai game pengasah otak bagi para pecinta matematika. Game ini memiliki tampilan seperti papan catur yang di dalamnya terdapat soal matematika. Pemain harus berhasil memecahkan atau menemukan jawaban yang benar dari soal matematika yang ditampilkan. Apabila tidak berhasil menjawab, maka permainan tidak akan naik ke level berikutnya. Menyenangkan sekali rasanya bisa mengerjakan soal matematika sambil bermain.

2. Game Roll The Ball-Slide Puzzle

Game Roll The Ball-Slide Puzzle ini adalah game yang cukup membuat pemainnya tertantang. Bisa dibilang ini adalah game yang membutuhkan strategi. Pasalnya pemain harus memikirkan cara tetap menggelindingkan bola dengan cara menyambung-nyambungkan pipa yang kondisinya belum tersambung. Cukup seru, kan?

Pipa yang tersambung nantinya akan dibuat jalur untuk bola bisa menggelinding di atasnya. Game ini cukup seru dan terbukti sudah diunduh 900 ribu kali. Game yang seru ini hanya cukup dimainkan melalui ponsel Android kesayangan tanpa spek yang spesial.

3. Game Math Vs Undead

Lagi-lagi tentang soal matematika yang bisa dimainkan melalui game. Game Math vs Undead juga merupakan game pengasah otak yang isinya tentang permainan menyelesaikan soal matematika. Bedannya dengan Math Duel, di game ini memainkannya bersama Zombie. Zombie sengaja dimunculkan untuk menambah rasa menantang kepada pemain.

Pada game ini pemain harus membutuhkan fokus dan ketepatan yang cukup tinggi agar bisa mengalahkan The Undead-nya. Para Zombie akan muncul ketika soal muncul seolah akan mengacaukan permainan.

4. Game Lumosity-Game Training

Mengasah otak tidak hanya mengasah kemampuan psikomotorik saja, tetapi juga bisa digunakan untuk mengasah kemampuan kognitif. Game Lumosity ini merupakan game yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan kognitif. Game ini telah banyak diunduh di Playstore lebih dari 10 juta kali sehingga mendapatkan julukan “Editor’s Choice”.

Karena game ini bisa meningkatkan kemampuan kognitif maka di dalamnya terdapat banyak fitur permainan yang menantang. Dikatakan bisa meningkatkan kemampuan kognitif karena pemain bisa melatih kecepatan berpikir, menggunakan logika, bahkan berisi problem-solving. Ketiga hal itu masih merupakan sebagian yang bisa digunakan untuk meningkatkan kognitif.

5. Game Happy Glass

Menurut yang pernah memainkannya, game ini cukup menguras otak. Kalau begitu bisa dibilang bahwa ini adalah game  yang mampu mengasah otak menjadi lebih cerdas. Padahal jika dilihat permainannya tidak cukup sulit. Permainan di game ini sangat mudah, tetapi mungkin terasa sulit untuk anak-anak.

Pemain hanya perlu mengisi gelas dan tidak membiarkan gelasnya kosong. Caranya hanya perlu membentuk gambar yang nantinya gambar tersebut bisa jadi sebuah jalan aliran air yang akan jatuh ke dalam gelas. Apabila tidak berhasil memasukkan air ke dalam gelas maka gelas akan memunculkan ekspresi sedih. Bisa dibilang game ini cocok untuk mengasah otak anak-anak berumur lima tahun.

Kelima jenis game pengasah otak tersebut dapat dimainkan jika ingin bermain game, tetapi tetap dapat manfaat yang penting untuk otak. Variasi game di atas dapat efektif dimainkan dan terasa kegunaannya apabila umur pemainnya tepat. Game yang dirasa mudah untuk remaja akan terasa susah ketika dimainkan oleh anak-anak umur lima tahun. Jadi, game yang bisa mengasah otak harus dimainkan oleh orang yang umurnya sesuai.

About the Author: Reza Hardian